Akankah Habari Menjadi Wordpress Berikutnya ?

WordPress dikenal sebagai salah satu platform blogging terbesar saat ini, tetapi logo habarihal tersebut tidak menghentikan komunitas pengembang dunia untuk membuat sesuatu yang lebih baik lagi. Mengimpikan sebuah lingkungan lebih terbuka di mana setiap individu dapat mengkontribusikan hasil karya mereka sendiri, para pengembang tersebut menciptakan Habari yang memiliki model partisipasi komunitas yang unik. Dengan model ini, pengguna yang memberikan kontribusi berkualitas secara konsisten akan diberikan kuasa yang lebih besar dalam Habari. Hasilnya sejauh ini adalah sebuah generasi baru platform blogging baru yang dapat menyaingi WordPress.

Jika Anda cukup aktif dalam komunitas WordPress, Anda mungkin akan mengenali beberapa nama pengembang Habari yang aktif seperti Michael Heilemann, Owen Winkler, Khaled Abou Alfa, Chris J. Davis, Scott Merrill, Rich Bowen dan lain-lain. Apa yang ingin mereka lakukan bersama dengan ratusan pengembang lainnya adalah menciptakan platform blogging segar yang didukung oleh kode-kode yang bersih.

"Habari is just as much a way of coding as it is a blogging platform" -unknown-


Integrasi dengan Flickr, Viddler
Hal yang paling menarik tentang Habari adalah integrasinya dengan layanan pihak ketiga berbasis cloud. Apabila di WordPress pengguna harus terlebih dahulu mengunduh (download) plugin untuk hal-hal seperti intergrasi Flickr, dengan Habari Anda bisa tetap merambah Flickr demi sebuah foto untuk ditambahkan pada artikel Anda seperti layaknya sebuah foto yang tersimpan di hard drive (HD) Anda. Ketika mencari foto, Anda juga memiliki opsi memilih tag untuk dengan mudah mencari gambar yang Anda mau, mirip seperti plugin Zemanta.

habari_flickr

Contoh lain dari integrasi Habari dengan layanan cloud adalah bagaimana Habari memungkinkan Anda merekam video. Dari dalam Habari, Anda bisa mengklik tombol rekam untuk merekam sebuah video yang langsung disimpan ke situs video-sharing Viddler dan juga ke dalam blog Anda sendiri.

Walaupun sampai saat ini, masih hanya dua situs tersebut saja yang sudah didukung, tapi ini baru awal. Sama seperti bagaimana FriendFeed mampu menarik data dari berbagai macam situs jejaring sosial, Habari juga akan bisa mengakses pusat media lainnya. Dan apabila layanan tersebut masih belum dikemas ke dalam Habari, Anda juga dapat memilih dari bermacam plugin yang tersedia seperti halnya WordPress. Beberapa plugin populer yang sudah ada meliputi Disqus comments, integrasi dengan Feedburner, Twitter dan lifestream plugin.

Fitur Habari
Sama seperti WordPress, Habari juga mendukung halaman statis, Atom publishing, tagging, beberapa penulis dan beberapa halaman situs dalam satu instalasi saja. Bahkan masih terdapat importir-importir untuk Serendipty dan WordPress untuk membuat proses transisi lebih mudah.

Karena Habari masih berada dalam tahap pengembangan, Habari mungkin lebih cocok cocok untuk digunakan pengguna yang sudah ahli. Akan tetapi di masa depan, mereka ingin membuat Habari platform pilihan bagi para ahli maupun pemula. Itulah alasan mengapa halaman mengarangnya bersih dan sangat sederhana (lihat gambar di bawah).

habari_publish

Bukan Sesuatu yang Baru
Proyek Habari sebenarnya sudah berlangsung selama beberapa tahun dan Anda mungkin sudah pernah mendengar tentang proyek ini. Jika belum, jangan khawatir karena bahkan pada konferensi blogging Blogorlando, baik pembawa acara maupun pesertanya belum pernah mendengar nama Habari ketika salah satu pengembang meneriakkan namanya.

Jika Anda mencari platform blogging baru, Habari telah siap pakai. Anda bisa mempelajari lebih tentang proyek Habari pada situs mereka, Habariproject.org dan jika Anda tertarik untuk terlibat di dalamnya, silakan kunjungi situs komunitasnya: http://wiki.habariproject.org/en/Getting_Involved. (ReadWriteWeb)

sumber : udaramaya.com

0 comments:

Copyright © 2009 - Manga Maniac - is proudly powered by Blogger
Smashing Magazine - Design Disease - Blog and Web - Dilectio Blogger Template